Aktivitas Penambangan Sirtu di Kasembon Meresahkan

14 views

Sabertipikor.com, Kasembon – Tingginya aktifitas penambangan pasir dan batu di Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang ditenggarai terbesar di wilayah Jawa Timur. Dalam sehari, ratusan truk pengangkut batu dan pasir keluar masuk areal penambangan. 

Aktivitas penambangan pasir dan batu di sepanjang aliran Sungai Konto, Desa Bayem dan Pondok Agung selalu ramai sejak pagi. Penambang tradisional memanfaatkan material batu dan pasir yang berasal dari erupsi Gunung Kelud dengan alat manual. Namun, seiring bergulirnya waktu, para penambang urban mulai berdatangan untuk menambang sirtu.

Seiring perkembangnya waktu, para penambang mulai menggunakan alat berat seperti buldoser maupun back-ho untuk mengeruk batu dan pasir dialiran Sungai Konto.

Akibatnya,kondisi lingkungan disekitar aliran sungai pun rusak parah. Infrastruktur jalan desa di Kasembon banyak yang rusak. Kerusakan jalan akibat intensitas hilir mudik truk pengangkut sirtu begitu padat.

Temuan lumbung informasi rakyat, LIRA Malang Raya, aktivitas tambang sirtu di kasembon sudah sangat meresahkan.

“LIRA juga mengindikasi sejumlah oknum pejabat dinas Pemkab Malang, terlibat dalam usaha penambangan yang merusak lingkungan,” kata Zuhdy Achmadi Koordinator LIRA Malang Raya

Hingga kini, aktifitas penambangan sirtu terus berlangsung. Tidak ada upaya menertibkan aktifitas penambangan yang diduga tidak berijin ini, semakin mengancam kelestarian lingkungan disepanjang aliran Sungai Konto.(mr)

Author: 
    author

    Related Post