Bulan Ramadhan, Alumni 97 – 98 SMPN Enam Kota Kediri Bagi-bagi Takjil Gratis

Alumni SMPN 6 Kota Kediri saat foto bersama usai  membagikan takjil gratis disekitar bundaran taman Sekartaji.

 

Sabertipikor.com, Kediri – Nuansa bulan suci Ramadhan banyak warga Kota Kediri berlomba – lomba mencari pahala yang berlipat ganda. Salah satunya seperti yang dilakykan oleh puluhan alumni SMPN 6 Kota Kediri angkatan tahun 97 – 98, membagikan sekitar 500 botol air mineral dan 500 takjil Gratis kepada para abang becak dan pengguna jalan di Kota Kediri ini, Minggu (3/6/2018) sore tadi.

Roy Kurnia Irawan selaku ketua panitia mengatakan, “acara ini terselenggara berkat dukungan dari rekan – rekan alumni, pembagian dibagi beberapa titik seperti, perempatan Mojoroto, pasar Bandar, sekitar pondok Lirboyo, terminal dan bundaran taman Sekartaji. Alhamdulillah donasi dari rekan – rekan alumni SPISIX sudah disalurkan dengan sangat baik dan tepat sasaran,” ucap pria yang akrab disapa Bang Roy ini di sela-sela giat bagi-bagi takjil.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang alumni SPISIX, Endah Veriana juga mengatakan, “bahwa acara ini merupakan kegiatan yang digagas rekan – rekan alumni dan berjalan sangat sukses dan ini murni tidak ada unsur kampanye politik. Rencananya kami juga akan mengadakan buka puasa bersama. Serta akan ada kegiatan pada hari raya H + 3 di mana rekan alumni akan mengadakan reuni alumni SMPN 6 Kota Kediri angkatan tahun 97 – 98,” kata Endah.

Di tempat yang sama, Suwarno salah satu abang becak yang kebetulan lewat sangat mengapresiasi sekali kegiatan tersebut, ia pun juga merasa bersyukur, sebab di bulan yang mulia ini banyak yang peduli dengan sesama, seperti halnya yang sudah dilakukan alumni SMPN enam Kota Kediri ini.

” Ya Alhamdulillah saya dikasih tiga kotak nasi dan tiga botol air mineral, nasi kotak ini akan saya bawa pulang untuk istri dan anak serta cucu saya di rumah. Karena hari ini tadi istri saya belum bisa memasak karena duitnya digunakan untuk berobat cucu yang sedang sakit, Alhamdulillah dapat rejeki nomplok karena keluarga sangat jarang makan paha ayam bakar,” ucap Suwarno sembari mengucap syukur Alhamdhulillah. (Roy/ris)

Related posts

Leave a Comment