Diduga Tak Berizin, Komisi A DPRD Kota Batu Soroti Indomaret

7 views
Indomaret di Desa Sidomulyo, Kota Batu

Sabertipikor.com, Batu, Jawa Timur – Diduga Indomart yang beroperasi di RW 03, Desa Sidomulyo, Kota Batu tanpa memiliki izin yang lengkap.

Hal itu disampaikan, Sugeng Hariono, Anggota Komisi A DPRD Kota Batu. Bahkan keberadaan Indomart tersebut mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak. Tak kurang dari Koordinator RW Desa Sidomulyo, anggota DPRD Kota Batu, sampai Kasatpol PP menyayangkan  berdirinya toko modern yang diduga kuat tidak memiliki izin tersebut.

Koordinator RW se-Desa Sidomulyo, Roni Sintiu,  menyatakan pihaknya sebenarnya tidak menyetujui berdirinya Indomaret di wilayah Sidomulyo. Bahkan sampai sekarang selalu berkoordinasi dengan BPD dan kepala desa untuk membatasi tambahan lagi toko modern berdiri di Desa Sidomulyo.

“Banyak alasan yang kami kemukakan, antara lain tempatnya sangat dekat dengan rest areaSidomulyo, tempat sebagian warga kami menggantungkan hidupnya dengan berjualan di sana. Selain itu, berdasar pengalaman tahun 2013 lalu, para pedagang kelontong banyak yang tersisih dan gulung tikar,” ungkap koordinator 12 RW di Desa Sidomulyo itu, Selasa  (20/3/2018).

Tak kalah garang, komentar muncul dari anggota Komisi A DPRD Kota Batu, H.Sugeng Hariono. Dengan geram dia menyebutkan banyak toko modern di Kota Batu yang belum memiliki izin (ilegal). ”Salah satunya Indomaret di Desa Sidomulyo yang kami duga kuat belum memiliki IMB tapi sudah beroperasi,” tunjuknya.

Komisi A, kata Sugeng, Komisi A, sangat menyayangkan temuan ini. “Karena itu kami meminta kepada pihak Indomaret, Desa Sidomulyo, untuk melengkapi semua berkas perizinan yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda), Nomor 5 Tahun 2010 Pasal 2 ayat 1. Perda tersebut berbunyi, bahwa setiap kegiatan pembangunan di Kota Batu wajib memiliki IMB,” papar Sugeng yang mengaku beberapa toko modern di daerah lain juga banyak yang melanggar aturan.

Dengan fenomena ini, lanjutnya, berarti Pemkot Batu masih kecolongan oleh ulah pelaku usaha dan oknum terkait. “Saya akan mengusulkan kepada Banmus agar pada April nanti  untuk diagendakan sidak antara Komisi A bersama dinas terkait. Jika memang ditemukan toko modern tidak memiliki IMB atau izin lainnya, saya minta untuk segera ditutup,” tegasnya seraya meminta Pemkot Batu agar menegakkan aturan yang ada. Perizinan merupakan aturan dasar yang harus ditegakkan.

Sugeng mengatakan, pada dasarnya, legislatif sangat mendukung iklim investasi di Kota Batu. ”Namun tetap harus mematuhi semua aturan-aturan yang berlaku dan tidak seenaknya saja. Kami juga bakal mengirim surat ke dinas terkait, memerintahkan untuk menghentikan aktifitas jual beli Indomaret di Desa Sidomulyo, ” imbuhnya seraya memberi batas waktu  sampai akhir Maret 2018 mengurus izin mendirikan bangunan.

” Jika pengusaha Indomaret bersangkutan tidak bisa memenuhi kewajibannya sampai tenggat waktu yang diberikan, maka DPRD Kota Batu melalui Komisi A meminta Pemerintah Kota Batu untuk segera membekukan segala bentuk usahanya, ” timpalnya.

Terpisah, Kasatpol PP Kota Batu, Drs. Robiq Yunianto, saat dikonfirmasi mengaku pihaknya sudah melaksanakan tugas dengan melakukan penyegelan sepekan lalu meski saat itu di toko Indomaret tidak bertemu siapapun termasuk pemiliknya.

” Saat ini, kami sudah berikan surat somasi kepada mereka. Bila tidak ada respon atau jawaban sampai kali ke 3, maka kita akan melakukan penyegelan kembali. Sekalian kami juga menunggu laporan dari warga, ” tutur dia.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, Supervisor Indomaret Sidomulyo Kota Batu, Totok, saat dihubungi sabertipikor.com  melalui sambungan telepon tidak memberikan respon.(ek/ris)

Author: 
    author

    Related Post