Dua Pengedar Sabu-sabu, Dibekuk BNN Kabupaten Sumenep

Foto:Kepala BNN Kabupaten Sumenep, Bambang Sutrisno, S.E, M.M,saat gelar press release di kantor BNN Kabupaten Sumenep pada Kamis, (7/06/2018), dengan tersangka pengedar sabu-sabu beserta barang bukti.

 

Sabertipikor.com, Sumenep – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep berhasil membekuk dua orang pengedar narkoba jenis sabu-sabu berinisial S alias EN (53) warga Dusun Kalianget barat, Kecamatan Kalianget Sumenep dan inisial TR (48) warga Dusun Jubluk Temor, Desa Gapurana, Kecamatan Talango Sumenep.

Penangkapan berawal saat pihak BNNK mendapat informasi dari masyarakat terkait dengan adanya peredaran gelap narkoba di daerah mereka, tepatnya di rumah tersangka S alias EN yang telah lama dijadikan tempat transaksi dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu.

Saat ini kedua orang tersangka ditahan dikantor BNN Kabupaten Sumenep untuk dimintai keterangan dan menjalani proses penyidikan.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep, Bambang Sutrisno, S.E, M.M, pada saat melakukan Press Release di kantor BNN Kabupaten Sumenep pada Kamis, (7/06/2018) mengatakan, “bahwa penangkapan tersangka S alias EN dilakukan pada Senin, (4/06/2018) sekitar pukul 21.30 WIB di rumahnya, Dusun Kebun Kelapa RT 05/ RW 03 Desa Kalianget barat Kecamatan Kalianget Kabupaten Sumenep dengan Barang bukti yang berhasil diamankan 8 Pocket plastik klip kecil yang berisi sabu-sabu dengan berat bruto 0,25, 0,25, 0,29, 0,28, 0,25, 0,24, 0,30, 0,24 gram. Total berat sebanyak 2,01 gram sabu-sabu, 1 sendok takar yang terbuat dari sedotan plaatik kecil, 1 timbangan elektrik merk HARNIC dan 1 Handphone merk Nokia type 130 warna orange,” ungkapnya.

Maka, lanjut Bambang Sutrisno, berdasarkan pemeriksaan integrasi penyidik, tersangka mengaku bahwa barang haram tersebut berasal dari dua Bandar besar berinisial Ds dan TR.

“Atas dasar keterangan tersebut pada Selasa, (05/06/2018) Sie Pemberantasan BNN Kabupaten Sumenep melakukan penindakan pengejaran terhadap DS dan TR. Namun Ds tidak tertangkap, karena berhasil melarikan diri setelah lolos dari sergapan anggota BNN Kabupaten Sumenep. Kemudian anggota Sie Pemberantasan BNN Kabupaten Sumenep melanjutkan pengejaran dan penindakan terhadap TR di rumahnya alamat Dsn Jubluk Temor Desa Gapurana, Kecamatan Talango hari itu juga pukul 09.30 WIB dan berhasil menangkap tersangka TR beserta barang bukti berupa 5 Pocket plastik klip kecil berisi sabu- sabu dengan berat bruto 1,08, 0,34, 0,34, 0,35, 0,32 gram. Total berat bruto : 2,43 gram, 1 unit handphone merk POLYTRON dan 1 unit handphone merk SAMSUNG lipat warna hitam,” urainya.

“TR mengaku mendapat pasokan barang barang dari seseorang berinisial DS dan RSL. Di mana saat ini sedang dilakukan pengejaran terhadap DS, dan RSL oleh Sie Pemberantasan dibantu seluruh anggota BNN Kabupaten Sumenep,” kata Bambang Sutrisno saat giat Press Release di kantor BNN Kabupaten Sumenep.

Dengan sangat tegas Bambang Sutrisno menyatakan dihadapan wartawan dan awak media, bahwa BNN Kabupaten Sumenep akan berupaya sungguh-sungguh untuk bisa menangkap DS dan RSL.

“BNN Kabupaten Sumenep akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa melakukan pemberantasan terhadap jaringan peredaran Narkoba yang ada di Sumenep Madura, bekerja sama dengan POLRI-TNI dan PEMERINTAH KABUPATEN SUMENEP serta semua elemen masyarakat yang ada, demi menyelamatkan generasi muda dan masyarakat dari bahaya pengaruh Narkoba, kata Bambang Sutrisno sebelum mengakhiri acara Press Release. (Anang/ris)

Related posts

Leave a Comment