Hadiri Sosialisasi Pengawasan Pemilu, Ini Pesan Kapolres Malang

Kapolres Malang AKBP Yade Setyawan Ujung, saat memberikan sambutan.

 

Sabertipikor.com, Malang, Jawa Timur – Kapolres Malang menghadir acara yang diselenggarakan oleh Panwaslu Kabupaten Malang, Rabu (18/4/2018) pagi. Dengan tema “Pengawasan Partisipatif Kepada Pemilih” Pemula dan Tokoh Masyarakat Serta Lintas Ormas se-Kabupaten Malang, dalam Pileg dan Pilpres 2019.

Hadir Dalam Acara tersebut diantaranya yakni, Kapolres Malang, Ketua/Komis Panwas, Sekertaris Panwaslu dan Pimpinan Ormas se-Kabupaten Malang serta perwakilan Perguruan Tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Malang AKBP Yade Setyawan Ujung menyampaikan, bahwa ada tiga (3) indikator Pemilu dikatakan sukses, ” tingkat partisipasi tinggi, tahapan berjalan aman dan lancar, angka Sengketa Pemilu Kecil.” Ucapnya.

Menurutnya, “Kepolisian bersama seluruh stake holder masyarakat memiliki peran sentral untuk menjamin Pemilu (Pilgub, Pilleg & Pilpres) berjalan aman,” imbuhnya.

Tujuan utama dari semua kegiatan organisasi dan masyarakat di negara ini adalah mensejahterakan masyarakat. Termasuk Pemilu sejatinya tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat.

” Kalau dalam proses Pemilu berakibat tidak aman, maka justru akan kontra produktif, karena, untuk mencapai sejahtera, prasyarat utamanya adalah kondisi aman, ” ungkapnya.

Untuk itu, masih kata Kapolres Malang, ” dalam proses pemilu ini, mari bersama-sama kepolisian menjaga keamanan. Butuh dukungan dan bantuan seluruh stake holder termasuk Ormas se-Kabupaten Malang, ” jelasnya.

Polri dalam konteks pemilu berkomitmen untuk netral, kepentingan polisi hanya di bidang keamanan. Yang mana dalam hal ini, dalam mengamankan Pemilu (Pilkada, Pileg dan Pilpres) Polri telah melakukan berbagai upaya untuk mengkondisikan.

” Agar Pemilu berjalan aman, kami lakukan pendekatan dan silaturahmi ke Toga, Tomas, Goda dan Topol, serta mengajak seluruh masyarakat, untuk bersama-sama jaga keamanan, menjaga setiap tahapan pemilu berjalan baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, ” berkoordinasi dengan seluruh penyelenggara pemilu, memetakan potensi-potensi kerawanan, dan sebagainya, yang semua itu perlu didukung masyarakat, untuk menciptakan pemilu berjalan sejuk aman dan damai,” urainya.

Dalan terminologi Polri dikenal “Asta Siap” yakni Siap personel, siap pilun, siap anggaran, siap latpraops, siap posko, siap sarpras, siap kondisi Kamtibmas dan siap masyarakat.

“Jadi semua stake holder harus bersama-sama untuk wujudkan itu, pola ini bisa dipakai juga oleh teman-teman penyelenggara pemilu lain, dari KPU dan Panwaslu serta unsur-unsur masyarakat lainnya.” Paparnya.

“Mari kita dukung dan ciptakan Pemilu yang sejuk aman dan damai.” Pungkas Kapolres Malang AKBP Yade Setyawan Ujung, diakhir sambutannya.

Kegiatan ini ditutup dengan Deklarasi Bersama Lintas Ormas se-Kabupaten Malang, untuk Mendukung Pemilu Berjalan Sejuk Aman dan Damai. (Yahya)

Related posts

Leave a Comment