KAPOLRI : Kalau Tidak Satu Atap Tidak Jadi Masalah

5 views

sabertipikor.COM, JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak mempermasalahkan jika Kejaksaan Agung menolak bergabung dengan densus tipikor Polri. Namun, Kapolri meminta Kejagung membentuk tim khusus berkomunikasi terkait dengan kasus yang ditangani densus tipikor.

“Kalau tidak satu atap tidak jadi masalah. Namun, ada mungkin dibentuk tim khusus yang bisa berkontak langsung, berinteraksi langsung (dengan densus tipikor) sejak penyelidikan, sejak awal,” kata Tito .

Menurut Tito, ada satgas khusus di Kejagung yang memiliki kewenangan untuk berkomunikasi langsung dengan Densus 88, yakni Satgas Penuntutan Terorisme. Densus 88 dengan Satgas Penuntutan Terorisme Kejagung disebut Tito memiliki komunikasi baik. Keduanya berkoordinasi.

“Anggota Densus 88 sudah paham, dia harus menyampaikan informasi mengenai penangkapan itu. Kita berharap nanti dari Kejagung juga membentuk satu tim khusus ya, tanpa sekali lagi mengurangi kewenangan kejaksaan untuk melakukan penyidikan, penuntutan, kasus-kasus yang di luar, yang ditangani densus tipikor ini,” jelas Tito.

Tito juga memastikan tidak akan merekrut personel dengan cara sembarangan. Akan ada seleksi ketat untuk para calon personel densus tipikor. “Nanti ada rekrutmen khusus kepada mereka yang berintegritas. Ada assessment, sama seperti di KPK,” kata Tito.

Untuk menghidupkan densus tipikor Polri, diusulkan anggaran Rp2,6 triliun. Anggaran sebesar itu dibagi ke dalam tiga pos, untuk belanja 3.560 personel, untuk penindakan, dan belanja modal.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai anggaran sebesar Rp2,6 triliun itu hal wajar.

Penulis : Abunawar B
Sumber: MI.

Author: 
    author

    Related Post