Kesenian Jaranan “Galuh Condro Lugito” Berhasil Sedot Ribuan Pengunjung

Suasana berlangsungnya acara Larung Sesaji dan Labuh Bumi Disungai Brantas

Sabertipikor.com, Kota Kediri – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Kediri yang ke – 1139. Pemerintah Kota Kediri kembali mengadakan acara larung sesaji dan labuh bumi di sungai brantas.

Tampak berbagai macam sesaji, kepala sapi, beberapa ekor bebek dan burung dara yang akan dilarung ketengah sungai brantas.

Serta tumpengan dan beberapa gunungan hasil pertanian yang akan diperebutkan warga.

Acara yang dipusatkan di lokasi taman brantas itu digelar pada Minggu kemarin, (29/7/2018) pagi.

Masyarakat setempat berbondong bondong memadati Taman Brantas untuk menyaksikan acara pembuka yakni, tarian kuda lumping dari group kesenian jaranan “Galuh Condro Lugito” yang cukup terkenal di Kota Kediri.

Grup kesenian jaranan yang dipimpin oleh Bapak Lugito, yang beralamat di Jalan Kawi Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Acara ini, juga rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke 1139 tahun 2018.

Dalam sambutannya WaliKota Kediri Abdullah Abu Bakar yang diwakili asisten pemerintahan dan kesra Drs. Mandung Sulaksono menyampaikan, “dengan diselenggarakannya acara larung sesaji dan labuh bumi ini, semoga mampu mendongkrak pariwisata, mengangkat perekonomian warga Kota Kediri, serta menumbuh jiwa sosial budaya agar tidak punah,” ucapnya.

“Acara larung sesaji ini terdapat satu hikmah bisa diambil bahwa Kota Kediri memiliki cerita sejarah yang cukup panjang dan harus dijadikan kebanggaan warganya, untuk dimotivasi menuju ke arah yang lebih baik. Sebagai warga Kota Kediri, kita harus berbangga dengan budaya yang masih lestari sampai saat ini. Kami juga mendoakan agar para pedagang yang berjualan disekitar taman brantas hari ini dagangannya semua laku terjual,” ujar Mandung.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu untuk menciptakan kelancaran dan kenyamanan selama acara berlangsung, termasuk panitia hari jadi yang juga dibantu TRC BPBD, Satpol PP, Tim SAR Brimob, TNI, Polri dan tim medis diterjunkan hingga acara selesai. Bisa dilihat bersama, acara berjalan sesuai rencana,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu cewek ABG yang ikut menyaksikan acara tersebut, Zahra Kusuma Angraini mengatakan, “Saya sangat senang diajak keluarga melihat acara yang meriah ini, semoga Bapak Walikota sering mengadakan hiburan gratis untuk warganya,” ujar Zahra, yang hadir didampingi orang tuanya.

Acara larung sesaji dan labuh bumi ini yang dipusatkan di taman brantas setiap tahunnya berhasil menyedot ribuan pengunjung dari berbagai kota dan kabupaten. berlangsung meriah dengan diiringi group kesenian jaranan “Galuh Condro Lugito” yang menjadi group kesenian jaranan kebanggaan warga Kota Kediri.

Suhartono salah seorang pelatih group tersebut mengatakan, “saya sangat berterima kasih kepada Bapak Walikota Kediri yang sering memberikan kesempatan kepada group kami untuk tampil diacara yang menjadi kebanggan warga Kota Kediri ini. Dan bila ada warga yang mempunyai acara hajatan dan menginginkan group kesenian jaranan “Galuh Condro Lugito” untuk tampil bisa menghubungi kami,” pungkas Mas Tono panggilan akrabnya. (Roy)

Related posts

Leave a Comment