Ketua GNPK Kota Kediri Akan Bersaing Hebat Dengan Dr. Samsul Ashar Sp.Pd, Memperebutkan Kursi Anggota DPRD Propinsi Jatim

Foto: Tiga sahabat baik, Dr. Samsul Azhar (Kiri), Ir. Lukman Gunadi (Tengah), Roy Kurnia Irawan (Kanan). Saat pilwali Kota Kediri, kini kemungkinan mereka akan bersaing memperebutkan kursi legislatif DPRD Jawa Timur yang bertekad mengabdikan diri untuk masyarakat Jawa Timur

 

Sabertipikor.com, Surabaya – Selasa (17/08/2018) adalah batas akhir pendaftaran Bacaleg yang diberikan oleh KPU, dan semua partai politik wajib mendaftarkan bacaleg nya sampai batas akhir pukul 00.00 wib.

Bahkan kabarnya banyak partai politik yang memilih mendaftarkan bacalegnya pada hari ini.

Banyak tokoh politik, tokoh masyarakat, para pengusaha dan para aktifis anti korupsi di Jatim, yang memastikan diri akan maju menjadi caleg lewat berbagai Parpol.

Ada kabar unik dimana pada Pilwali Kota Kediri kemarin bahwa Ir. Lukman Gunadi selaku ketua DPC Partai Hanura dan Roy Kurnia Irawan selaku sekretaris DPC Partai Hanura yang kemarin menjadi tim sukses Dr. Samsul Azhar Sp.Pd saat Pilwali Kota Kediri.

Yang kabarnya dalam Pileg 2019 mendatang mereka akan bertarung memperebutkan suara masyarakat Jawa Timur, untuk bisa duduk di kursi DPRD Propinsi Jatim.

Perlu diketahui bahwa Dr. Samsul Azhar Sp.Pd setelah gagal menjadi Walikota Kediri, kabarnya akan menjadi Bacaleg Propinsi Jatim dengan nomor urut lima lewat Partai Nasdem dan akan menempati dapil Kabupaten / Kota Kediri. Sedangkan Ir. Lukman Gunadi yang dalam Pilwali kemarin menjadi ketua DPC Partai Hanura Kota Kediri dan memastikan diri dalam Pileg 2019 hijrah ke Partai Berkarya dan maju sebagai caleg DPRD Propinsi Jatim, dengan nomor urut satu lewat dapil VI meliputi Kota/Kabupaten Kediri, diperkirakan mereka akan memperebutkan kursi legislatif di Dapil tersebut.

Ir. Lukman Gunadi mengatakan, “Meskipun kemarin kami pernah satu langkah politik dalam Pilwali tapi kami pastikan dalam Pileg mendatang kami akan bersikap profesional, bertekad menangkan Partai Berkarya dalam Pileg mendatang dan tim pemenangan partai kemarin akan kami jadikan tim sukses Partai Berkarya dalam Pileg nantinya. Inilah dinamika percaturan politik di Jawa Timur,” ungkap Lukman.

Dikesempatan yang sama Roy Kurnia Irawan yang dulunya sekretaris DPC Partai Hanura Kota Kediri, politikus muda yang sudah memastikan diri untuk hijrah ke Partai Berkarya, menjadi Caleg DPRD Propinsi Jatim yang awalnya akan menempati nomor urut satu di dapil VII Kota / Kabupaten Blitar dan Tulung Agung . Terjadi manuver politik ketika mendekati penutupan pendaftaran peta politik berubah, secara tiba – tiba diberi tugas oleh partai untuk menempati nomor urut dua di Dapil Jatim VI meliputi Kota / Kabupaten Kediri. Diperkirakan untuk membendung laju perolehan suara Pak Dokter.

Roy Kurnia Irawan Politikus muda yang saat Pilwali kemarin juga bisa menjadi figur tokoh penyedot perolehan suara untuk cawali Dr. Samsul Azhar Sp.Pd yang perolehan suaranya bisa menempati posisi kedua saat Pilwali Kota Kediri. Dalam pileg 2019 nantinya kemungkinan akan bersaing dengan Dr. Samsul Ashar Sp.Pd memperebutkan kursi DPRD Jawa Timur.

“Saya sebagai putera siap ditempatkan di daerah pemilihan manapun dan meskipun kami kenal baik dengan Dr. Samsul Ashar Sp.Pd , tapi kami akan profesional bila saat terjun didunia politik. Insya Allah kami menguasai medan di daerah Kota / Kabupaten Kediri dan kami akan berusaha sekuat tenaga menangkan Partai Berkarya sesuai perintah dan arahan dari Irjen Pol (P) Drs. Anton Setiadji SH. MH , selaku ketua DPW Partai Berkarya Jatim yang juga mantan Kapolda Jatim, bahwa semua caleg wajib dan harus menangkan Partai Berkarya dalam Pileg mendatang. Dan apabila nantinya saya terpilih menjadi anggota DPRD Propinsi Jatim, Insya Allah saya akan terdepan mengawal proses hukum untuk oknum pejabat yang diduga terlibat tindak pidana korupsi, serta memperjuangkan pendidikan dan kesehatan gratis seluruh warga Jawa Timur,” ujar Roy Kurniawan yang juga sebagai politikus vokal dan aktifis anti korupsi yang kini menjabat Ketua DPD Gerakan Pemberantasan Korupsi Kota Kediri (GNPK). (Roy/ris)

Related posts

Leave a Comment