Merasa Difitnah, Kades Selorejo Laporkan Purwati ke Polisi

Kades Selorejo didampingi kuasa hukumnya bersama tim dari LBH Malang usai melapor ke Polres Malang.

Sabertipikor.com, Kota Malang – Melalui kuasa hukumnya Andy Rachmanto, SH beserta rekan yang mana bertindak atas nama LBH Malang, Kades Selorejo Bambang Suponyono, melaporkan Purwati (35) ke Polres Malang.

Laporan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/183/V/2020/JATIM/RES MALANG, Tanggal 08 Mei 2020.

Andy Rachmanto, SH mengatakan, bahwasanya Kepala Desa Selorejo Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Bambang Soponyono itu telah melaporkan Purwati (35) asal Dusun Selokerto ke Polres Malang, terkait pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan.

Ia jelaskan, kronologis kejadian tersebut bermula pada Selasa, 21 April 2020. Bahwa pekerja BUMDES Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang diperintahkan oleh BUMDES untuk memetik buah jeruk di kebun yang dikelola oleh BUMDES.

“Akan tetapi tidak digubris, dan bahkan terlapor memvideonya, dan mengatakan bahwa anggota BUMDES itu pencuri dan Kades adalah seorang perampok. Lalu pekerja BUMDES langsung meninggalkan TKP dan melaporkan kejadian tersebut April 2020,” papar dia.

Usai kejadian, masih kata Andy, kemudian Purwati melaporkan kejadian tersebut ke media cetak (koran) pada 24 April 2020. Bahkan, terlapor mengupload vidio ke youtube, dan pada 27 April 2020 kejadian tersebut masuk pada media elektronik, televisi,” ungkapnya. Rabu (17/6/2020)

Lalu, lanjut Andy sapaan akrabnya pada 03 Mei 2020 oleh Kepala Desa mengumpulkan anggota BUMDES untuk musyawarah. Atas kejadian ini Kepala Desa Selorejo melalui kuasa hukumnya melapor ke Polres Malang.

“Perlu diketahui fakta sebenarnya bahwa terkait pengelolaan TKD di tahun 2019 sudah melalui BUMDES Dewarejo, dan nama Purwati tidak ada dalam daftar penyewa. Adapun dalam pengelolaan Tanah Kas Desa, Pak Kades ini banyak ‘nomboki’ (menalangi) dikarenakan beberapa penyewa membayarnyapun tidak ‘klop’ (penuh). Bahkan ada yang belum membayar, dan semua ada rekapannya,” ujar pria yang juga Founder dari Maha Patih Law Office kepada awak media.

Sementara itu, Purwati saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp terkait hal tersebut dia mengatakan, “Maaf .. saya juga gak tauπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™,” pungkasnya singkat. (Risma)

Related posts

Leave a Comment