Ngaku Wartawan, Teror Kasi dan Kadis DLH Pemkot Batu

Foto: Drs. Arief As Siddiq, Kadis DLH Pemkot Batu

Kota Batu – Kasi beserta Kadis DLH Pemkot Batu mendapat teror berupa pesan singkat dari oknum yang mengaku wartawan pada Senin (3/9/2018) kemarin.

Menurut pengakuan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Batu, Drs. Arief As Siddiq. Oknum itu dalam pesan singkatnya yang dikirim ke Kasi dan Kadis, modusnya meminta uang dengan berdalih membutuhkan bantuan uang karena temanya sakit dan akan dioperasi.

Namun ketika pejabat yang dimintai bantuan melalui pesan singkat itu tidak merespon, oknum tersebut meneror dengan kata-kata yang tidak pantas.

“Awalnya saya di sms, katanya ada teman  yang akan operasi jantung dan yang bersangkutan (oknum mengaku wartawan- red) minta bantuan dana untuk biaya dan si oknum minta ditransfer. Tapi pas saya mengajak bertemu, eh malah meneror dengan kata-kata yang tidak pantas,” kata Kadis DLH Pemkot Batu, Drs. Arief As Siddiq yang nyaris menjadi korban, Selasa (4/9/2018).

Bahkan, kata Drs. Arif As Siddiq kejadian serupa itu sudah berlangsung lama dan kerap ia alami.

Bukan hal baru seperti yang disampaikan Kasi Pelayanan Kebersihan DLH Bambang Iswondo, terkait dengan adanya pemerasan itu sangat disayangkan di birokrasi pemerintahan, khususnya Pemkot Batu.

“Kalau hal itu sengaja dibiarkan, sehingga makin lama akan merajalela. Hal ini menimbulkan kesan bahwasanya oknum – oknum seperti itu kalau dibiarkan, maka akan selalu berbuat seperti itu lagi,” kata Arif kepada awak media saat ditemui di ruang kerjanya. Selasa (4/9/2018).

Senada juga dituturkan, Kasi Pelayanan dan Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Batu, Bambang Iswondo.

“Semalam saya juga di teror melalui SMS, dia mengaku sebagai wartawan dan meminta bantuan uang untuk biaya berobat operasi jantung temannya. Saya bingung mau jawab apa, inginnya ya mau saya bantu. Tapi gak jadi, karena oknum itu tiba-tiba mengatakan kata-kata kotor yang tidak pantas untuk di ucapkan,” tutur Bambang Iswondo sembari menunjukkan isi SMS dari oknum tersebut.

Ayah dari tiga anak ini melanjutkan, dengan adanya pesan singkat dari oknum yang mengaku wartawan, dirinya lantas berkoordinasi dengan Kepala Dinas Lingkungan hidup, serta bakal melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

“Ya, ini tadi barusan saya koordinasikan ke Pak Kadis, kata beliau terkait dengan kejadian ini tak usah di gubris. Akan tetapi, Pak Kadis juga menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada saya, dilaporkan ke pihak berwajib atau tidak,” imbuhnya beberapa menit lalu.

Saat ditanya awak media peristiwa yang menimpa dirinya bakal dilaporkan atau tidak, Bambang mengaku secepatnya akan melaporkan.

“Ini mau saya laporkan, tujuanya agar kejadian ini tidak menimpa kepada pejabat yang lain, sehingga hal ini tidak meresahkan banyak orang,” pungkasnya. (Risma)

 

Related posts

Leave a Comment