Papan Reklame Dibuat Alat Peraga Kampanye Salah Satu Paslon, Dinas Saling Lempar Tanggung Jawab

 

Sabertipikor.com, Banyuwangi -Papan reklame yang ada di seputaran Patung kuda Banyuwangi yang terpasang alat peraga kampanye salah satu Paslon Pilgub Jatim menjadi sorotan, petugas dinas saling lempar tanggung jawab.

Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa banner salah satu Paslon Pilgub Jatim terpasang dipapan Reklame yang diduga milik aset pemda tersebut mulai menjadi kritik beberapa elemen masyarakat.

Namun sayangnya dinas-dinas terkait terkesan lempar tanggung jawab ketika dikonfirmasi beberapa awak media.

Menurut Samsudin. SH. MSi, kepala BPKAD ( Badan Pengelolaan Keuangan dan aset Daerah) kabupaten Banyuwangi, ketika di konfirmasi melalui selulernya menuturkan bahwa penyewaan aset itu ada di Bapenda dan perijinan.

“Kalau asetnya mungkin itu milik kita namun terkait penyewaan itu langsung saja tanya ke Bapenda dan terkait ijin monggo tanyakan ke perijinan terpadu,” Singkat samsudin.

Sedangkan menurut, Nafiul Huda, Plt kepala Bapenda Banyuwangi ketika dihubungi melalui selulernya menuturkan bahwa Bapenda tidak menangani aset sejak ditarik dua tahun lalu.

“Untuk baliho yang nangani perijinan mas,” singkat Huda. Senin (12/3/2018).

Berbeda lagi dengan Tri salah satu petugas dinas perijinan terpadu ketika dihubungi melalui selulernya menuturkan
Bahwa itu aset milik pihak ketiga.

“Itu milik pihak ketiga mas, kalau terkait pemasangan Banner itu silahkan tanya ke Humas saja, dengan menyebut nama Edy,”ujar Tri.

Sebelumnya salah satu anggota DPRD, Salimi, ketika di konfirmasi awak media melalui selulernya mengatakan bahwa papan Reklame sewa kepada Pemda.

“siapa saja boleh pasang reklame di tempat itu, karena itu aset pemda dan kita sewa,” ungkap Salimi.

Sampai berita ini ditayangkan, namun sayangnya pihak Humas Pemkab Banyuwangi masih belum dapat dikonfirmasi. ( Ed/ris)

 

Related posts

Leave a Comment