Penertiban PKL di Alun- alun Kota Batu Berlangsung Kondusif

5 views
Suasana saat penertiban para PKL di seputaran Alun-alun Kota Batu

Sabertipikor.com, Kota Batu – Dengan melibatkan unsur TNI-Polri, para penegak Peraturan Daerah (Perda) itu berhasil merelokasi PKL, tanpa ada tindakan anarkis dan penolakan dari para pedagang, Senin (16/7/2018) sore.

Relokasi dan penertiban ini, disaksikan langsung oleh Walikota Batu Hj. Dewanti Rumpoko, MSi, Wakil Walikota Batu Punjul Santoso, Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si, beserta jajaran SKPD dan para ASN dilingkungan Pemkot Batu.

“Sesuai dengan kesepakatan dan janji saya kepada PKL, hari ini kawasan seputaran Alun-alun Kota Wisata Batu harus sudah bersih dari para pedagang. Karena, telah kita siapkan tempat khusus untuk berjualan di foodcourt. Para pedagang nantinya, bisa menempati tanpa harus berjualan di sepanjang jalan Alun-alun,” ucap Dewanti.

Agar Alun-alun, lanjut Dewanti, menjadi bersih tidak terlihat kumuh, sehingga wisatawan yang berkunjung menjadi betah dan merasa nyaman.

“Kalau Alun-alun Kota Wisata Batu bebas dari PKL kan terlihat bersih dan tidak kumuh, jadi otomatis wisatawan yang berkunjung merasa nyaman,” imbuh Dewanti disela-sela penertiban yang didampingi Kapolres Batu, beserta SKPD dan jajaran ASN Pemkot Batu.

Kabit Gakmada saat didampingi Kapolsek Batu

Disela-sela penertiban, Kepala Bidang Penegakan Perda (Gakmada) Satpol PP Pemkot Batu Yopi Supriadi menerangkan, sesuai instruksi dari Walikota bahwasanya hari ini kawasan seputaran jalan di Alun-alun Kota Batu harus sudah bersih dari para pedagang.

“Ya, sesuai dengan instruksi dari Walikota Batu mas, berdasarkan surat edaran dari Ibu Dewanti, bahwasanya hari ini Senin (16/7/2018) kawasan seputaran Alun-alun Kota Batu harus sudah bersih dari para pedagang,” kata Yopi Supriadi Kabid Gakmada Satpol PP kepada awak media.

Dijelaskannya jauh-jauh hari pihak Satpol PP Pemkot Batu, telah memberikan surat edaran dari Walikota Batu kepada para PKL, agar tidak berjualan di kawasan seputaran Alun-alun Batu.

“Kita memang telah mengingatkan kepada para PKL, bahkan sudah jauh hari dan terhitung hari ini batas akhir mereka melakukan aktifitas usahanya yang berjualan di fasilitas umum seperti trotoar,” sambung Yopi.

Saat disinggung pada saat menertibkan PKL dengan melibatkan unsur TNI-Polri, dirinya lebih lanjut menerangkan.

“Ya semua ini Untuk masyarakat Kota Batu supaya tau, kalau kami melibatkan Polri-TNI itu bukan karena kami berlebihan atau lebay. Ini bentuk kerja sama sinergritas kita antara aparat, dan apapun bentuknya untuk mengarah perbaikan Kota Wisata Batu semua elemen masyarakat aparatur semuanya kita libatkan demi tertibnya dan keindahan Kota Wisata ini, jadi tidak ada unsur untuk membenturkan sana sini dan berlebihan actionnya tidak dan itu perlu digaris bawahi, bahwa ini bentuk sinergritas, kepedulian dan kerjasama kami yang peduli kepada masyarakat.
Dengan harapan supaya pengunjung bisa nyaman berada di Kota Wisata Batu ini, jadi butuh kesadaran dari kita semua,” jelas Yopi.

Sekadar diketahui, dikawasan seputaran Alun-alun Kota Batu telah terpasang banner yang bertuliskan “Dilarang berjualan di area Alun-alun, sesuai dengan Perda Kota Batu No.5 Tahun 2015 Pasal 4”. Dan kini, seputaran Alun-alun di Kota Batu telah bebas dari PKL yang sebelumnya mangkal dikawasan tersebut. (Risma)

 

Author: 
    author

    Related Post