Penggadaan Mobil Tangga Senilai Rp 9,4 Miliar Mulai Disoal LP3KND

Foto: Mobil tangga, seharga Rp.9,4 miliar

Sabertipikor.com, Batu Jawa Timur – Pengadaan mobil tangga (aerial ladder unit) Dengan spesifikasi tinggi tangga mencapai 24 meter dan menampung kapasitas air 1500 liter serta foam 2.500 liter, senilai Rp.9,4 miliar sumber anggaran dari APBD Kota Batu, tahun 2017, sebagai leading sektornya dari Dinas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu.

Dari besaran anggaran pengadaan mobil yang cukup fantastis tersebut, kini menjadi pertanyaan banyak pihak, termasuk dari Direktur Lembaga Pemantau Penyelenggara Keuangan Negara dan Daerah (LP3KND), Supriyadi SH.

Menurut Supriyadi, proses lelangnya pengadaan mobil yang dimaksud perlu dipertanyakan, mekanisme lelangnya.

“Sejak ditangkapnya Kepala ULP Pemkot Batu, Edi Stiawan, oleh Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan sangkaan telah menerima suap, dari rekanan pemenang tender.
Itu artinya, KPK harus bisa mengunggkap dugaan praktik – praktik permainan fee proyek yang mencapai 10 persen itu.
Hal ini kalau bukan KPK yang mengurai dengan adanya dugaan main fee – fee proyek tersebut, kami belum bisa yakin dan percaya,” kata Supriyadi Selasa (3/10/2017).

Yang perlu diketahui, kata Supriyadi, pasca Tim lembaga antirasuah tersebut (KPK) yang menjaring Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko dan Kepala ULP, Edi Setyawan, dikabarkan KPK juga menyita beberapa dokumen, di Pemkot Batu, salah satunya dokumen pengadaan mobil tangga, senilai Rp.9,4 miliar.

“KPK lembaga dalm pemberantasan Korupsi yang dipercaya Rakyat, termasuk masyarakat Kota Batu, jadi usut tuntas dugaan praktik – praktik permainan fee proyek yang miliaran besaran anggarannya miliaran rupiah.
Kami sangat yakin, pyoyek – proyek yang sebelumnya modusnya juga sama. Pernainan fee yang akan berdampak pada kwalitas pekerjaan yang buruk,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batu, Abdillah Alkaf menampik jika pengadaan mobil tangga tersebut ada permainan fee.

“Proses pengadaannya mobil tangga itu di lelang, pemenangnya dari PT dari Jakarta.
Tidak ada permainan fee.Terkait anggaran mobil dengan besaran harga Rp.9,4 miliar, itu murah, karena ada yang harganya lebih tinggi daripada itu. Kami bekerja tidak akan main-main dengan hal yang seperti itu,” kelit mantan Camat Kota Batu ini sengit.(Agus/ris)

Related posts

Leave a Comment