Penyusunan Laporan Keuangan Tahunan 2017 Sentra Jawa Timur

5 views
Nur Chusniah, SH, MH, (Kejari Batu) dan Nur Hayati, SH, MH, (Ketua panitia dari Kajagung RI)

Sabertipikor.com, Batu, Jawa Timur –  Kejagung RI menggelar penyusunan laporan keuangan Tahunan 2017, Senin (29/1/2018) di Hotel Golden Tulip Resort, Kota Batu, yang diikuti 190 peserta.

Ketua panitia Kajagung RI, Nurhayati, SH, MH, mengatakan bahwa, Kejagung RI menggelar kegiatan tersebut untuk penyusunan laporan keuangan 2017 Kejaksaan RI yang dipusatkan di Jatim.

“Kegiatan acara ini dilaksanakan sampai 3 Februari 2018. Dalam pelaksanaannya dibuka Wakil Kajati (Waka Jati) Jatim, Rudi Wibowo SH, MH. Sebagai tuan rumah, Kajari Batu, Nur Chusniah, SH, MH, dan asisten pembinaan, Harul Rais, SH, MH serta panitia dari Kejagung Biro Keuangan Kejagung RI dan panitia dari Kejati Jatim,” kata Nurhayati.

Dengan begitu, kata dia, dalam pelaksanaan tersebut, merupakan pendidikan dan pelatihan dalam penyusunan laporan keuangan tahun 2017 sentra Jawa Timur, yang diikuti 190 orang peserta.

Sementara itu, Kejari Batu, Nur Chusniah, selaku tuan rumah, menyebutkan sentra Jatim ini meliputi beberapa Kajati, se-Jawa Timur. Diantaranya Kajati Kalteng, Kajati Maluku Tenggara Barat (MTB) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Kajati Bali.

“Yang dilibatkan semua operator Sistem Manajemen Barang Milik Negara (Simak-BMN)
dan semua operator Sistem Akutansi Instansi Berbasis Aktual (Saiba). Jadi penyusunan laporan keuangan itu kan ada beberapa aset-aset milik negara, dan catatannya bagaimana serta pemakaiannya bagaimana. Setelahnya, baru dilaporkan dan kemudian disusun termasuk Saiba tadi,” lanjut Nurhayati.

Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Nur Chusniah, SH, MH juga menambahkan, penggunaan anggarannya disusun yang mempunyai standar khusus untuk laporan keuangan yang ditentukan oleh Kementrian Keuangan.

“Sehingga, bagaimana supaya sama nantinya jangan sampai ada yang keliru. Nanti kalau ada yang keliru, penilaiannya lain karena Kejagung ditahun kemarin dapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), maka tahun 2018 diharapkan nantinya agar WTP tetap dipertahankan sebagaimana mestinya,” tambah mantan biro hukum litigasi dan non litigasi KPK ini.(Risma).

 

Author: 
    author

    Related Post