Polres Batu Ciduk Pelaku Pencurian Lintas Provinsi Spesialis Pecah Kaca

Kapolres Batu AKBP Harviadi Agung Prathama, SIK, MIK didampingi Kasatreskrim Polres Batu AKP Hendro Tri Wahyono, SH, MH, bersama Kasubag Humas Polres Batu Ipda Ivandi Yudistiro beserta jajaran anggota Polres Batu saat konferensi pers ungkap kasus pencurian dengan pemberatan spesialis pecah kaca mobil.

Sabertipikor.com, Kota Batu – Pelaku pencurian dengan modus memecahkan kaca kendaraan roda empat (mobil) berhasil ditangkap Satreskrim Polres Batu.

Melalui siaran pers, Rabu (11/12/2019) di Mapolres Batu, Jalan A.P. III Katjoeng Permadi No. 16, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, SIK, MIK didampingi Kasatreskrim Polres Batu AKP Hendro Tri Wahyono, SH, MH beserta jajaran anggota Polres Batu. Mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan spesialis pecah kaca mobil.

Dengan tersangka Hariyanto (26) asli Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, SIK, MIK mengatakan, bahwa tersangka mengaku ke Kota Batu untuk jalan – jalan sekaligus mencari korban.

“Menurut pengakuan tersangka di Kota Batu ini sudah melakukan aksinya yang dua kali. Yang pertama di wilayah Pujon, tetapi tidak ada laporan. Yang kedua tersangka melakukan aksinya di siang hari pada Minggu 20 Oktober 2019 sekitar pukul 13.30 Wib,” papar Kapolres Batu.

Mantan Ajudan Kapolda Jatim di era Machfud Arifin itu menjelaskan, tersangka melakukan aksinya pas di sebelah SMA Selamat Pagi Indonesia ada warung bakso dan kebetulan korban sedang makan bakso bersama keluarga, dengan menggunakan kendaraan Honda CRV warna putih dengan memakir kendaraan di situ.

Korban sedang makan bakso bersama keluarganya. Setelah selesai makan bakso kembali ke mobil dan melihat salah satu kaca kendaraan mobilnya itu sudah pecah.

“Berdasarkan keterangan dari tersangka modus operandi yang dilakukan menggunakan baut ukuran 10 cm dilemparkan dari jarak kurang lebih 1 meter. Sehingga kaca kendaraan itu retak. Pada saat kendaraan retak didorong kaca kendaraan tersebut bisa terbongkar kacanya. Kemudian, tersangka mengambil barang – barang yang ada di dalam kendaraan yakni, Handphone merk Samsung J3, 1 Tab dan dompet korban berisi identitas KTP, ATM, dan sejumlah uang,” terang Pak Harvi sapaan akrab Kapolres Batu.

Kemudian, lanjut Kapolres, barang bukti yang diamankan dari tersangka, HP Samsung. Sedangkan untuk Tab nya berdasarkan pengakuan tersangka sudah dijual kepada seseorang via online.

Saat dilakukan penangkapan pada Jumat, 6 Desember 2019, sekitar pukul 02.00 Wib dini hari. Yang bersangkutan termonitor ada di Bandara Juanda hendak kembali ke kampungnya di OKI Sumatera Selatan.

“Tersangka melakukan aksinya berdua bersama rekannya bernama Hasan yang saat ini DPO. Menurut keterangan tersangka Hasan sudah kembali terlebih dahulu ke kampung halamannya. Kemudian, yang bersangkutan saat dilakukan penangkapan di Juanda sendiri, dan pada saat dilakukan penangkapan tersangka melakukan perlawanan. Sehingga kita melakukan tindakan tegas dan terukur kepada tersangka,” tegasnya.

Ia pun menambahkan, tersangka juga sudah dua kali berurusan atau ditangkap dan ditahan, yang pertama di Jakarta, yang ke dua di Kota Batu ini.

“Kemudian menurut pengakuan tersangka sudah beberapa kali melakukan aksinya, di Kota Batu ini yang ke dua kali, tetapi sebelumnya sudah beberapa kali di Jakarta, Seragen Jawa Tengah. Artinya di Lintas Provinsi spesialis pecah kaca,” urainya.

Kendati demikian, ia berharap dengan ditangkapnya pelaku itu bisa membuat jera.

“Mudah – mudahan ditangkapnya pelaku ini bisa membuat jera. Sehingga kriminalitas pecah kaca dapat semakin kita tekan, semakin kita minimalisir masyarakat tidak menjadi resah dengan adanya pencurian spesialis pecah kaca. Sedangkan untuk DPO masih kita lakukan pencarian, mudah – mudahan bisa cepat tertangkap dan kita proses sesuai peraturan dan Undang – undang yang berlaku,” tegas Pimpinan Polres Batu berpangkat melati 2 dipundaknya itu.

Akibat perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP Pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana 7 tahun penjara. (Risma)

Related posts

Leave a Comment