Program E- Policing Polres Malang, di Launching Kapolda Jatim

Foto: Kapolres Malang AKBP Yade Ujung Setiawan, S.H., S.I.K., M.Si saat foto bersama Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Drs. Machfud  Arifin, S.H beserta Bupati Malang, Hj. Rendra Kresna saat kegiatan Launching E-Policing.

 

Sabertipikor.com, Malang – Satu lagi terobosan terbaru hadir di Polres Malang yakni inovasi layanan yang berbasis. Kali ini bernama “Malang E-Policing”, yang merupakan layanan publik berbasis IT milik Polres Malang yang dilaunching oleh Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Drs. Machfud Arifin, S.H. Selasa (22/5/2018).

Dikatakan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, S.I.K., M.Si. Layanan itu dilakukan demi mempermudah masyarakat, memangkas birokrasi, dan menghilangkan KKN (kolusi, korupsi, nepotisme), karena mengurangi intensitas pertemuan petugas dengan masyarakat.

“Malang E-Policing yang berbasis Android Play Store ini terdiri dari layanan umum dan layanan spesifik kepolisian. Dan hampir semua kebutuhan layanan masyarakat tersedia secara lengkap di aplikasi tersebut,” kata Kapolres Malang.

Kapolres juga menjelaskan, sebelum memfungsikannya, instal terlebih dahulu aplikasi Malang E-Policing dari Playstore. Setelah diinstal, maka pengguna dapat meregistrasi dengan memasukkan data-data yang diperlukan, “agar layanan yang diberikan tersebut bisa valid dan tepat sasaran. Setelah itu, akan ada menu Layanan Umum. Di halaman depan aplikasi terdapat tombol SOS, yang bila ditekan maka pengguna akan diarahkan ke 3 layanan, antara lain, Bantuan Kepolisian (Panic Button), Layanan Ambulance, Pemadam Kebakaran, dan tombol Pengaduan Masyarakat,” terangnya. Selasa (22/5/2018).

Meski demikian, lanjut Kapolres Malang, kalau Ingin layanan lebih spesifik, maka masing-masing satuan fungsi Polres Malang yang mengawaki pelayanan publik ditampilkan dalam aplikasi ini. Layanan publik kepolisian yang disiapkan, diantaranya yakni:

1.PREGO (Pendaftaran Regident Online). Masyarakat Kabupaten Malang dan sekitarnya bisa menggunakan layanan Prego, baik melalui website pregomalang.com ataupun mengunduh aplikasi prego berbasis android di playstore. Di dalam aplikasi prego ada 3 basic layanan regident, SIM, STNK, dan BPKB. Pemohon tinggal memilih jenis layanan yang akan digunakan. Contohnya, pendaftaran SIM baru, pemohon tinggal memilih tipe SIM, lalu mengisi data diri sesuai dengan identitas KTP dan memilih waktu (tanggal dan jam) yang diinginkan, setelah itu pemohon mendapat nomor registrasi. Ada pemilihan waktu sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga efektif dalam solusi orang sibuk. Juga terdapat informasi kelengkapan persyaratan yang dibutuhkan oleh masyarakat.

2.LAKON (Laporan Kehilangan Online). Proses pelaporan kehilangan dapat menggunakan aplikasi ini, segakigus dapat mempermudah dan mempercepat proses layanan kepada masyarakat.

3.SP2HP Online (Sat Reskrim, Sat Narkoba, dan Satlantas). Masyarakat dapat melihat dan mengetahui perkembangan perkara yang dilaporkan kepada polisi melalui aplikasi ini.

4.Besuk Tahanan Online. Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi untuk proses antri besuk tahanan, termasuk juga mengetahui secara jelas tentang larangan, proses, mekanisme dan segala sesuatu tentang besuk tahanan.

5.Penyuluhan dan Konsultasi Narkoba Online. Polres Malang memberikan penyuluhan pencegahan Narkoba melalui video, foto, slide, animasi serta konsultasi tentang pencegahan Narkoba melui forum tanya jawab di website.

6.SKCK Online. Layanan yang diberikan Sat Intel ini mempermudah masyarakat dalam pembuatan SKCK, serta dapat mengurangi waktu birokrasi dan antrian manual.

7.CJS Online (Criminal Justice System Online). Layanan terintegrasi antara penyidik kepolisian, kejaksaan dan pengadilan negeri dalam rangka memangkas birokrasi penegakan hukum di Kabupaten Malang. CJS online ini hanya bisa diakses secara internal.

8.MCSD (Malang Criminal Smart Database). Berisi data-data tentang tindak pelaku kejahatan, DPO, DPB, profiling pelaku-pelaku kejahatan. Aplikasi ini juga hanya bisa diakses secara internal.

9.COMMUNITY REPORT. Berisi temuan hasil patroli. Hasil patroli dialogis petugas kepolisian dengan masyarakat, yakni berupa keluhan dan saran masyarakat diupload dalam bagian ini. Data digunakan untuk analisa dan evaluasi perbaikan tugas kepolisian ke depan.

“Semua ini dilakukan dalam rangka modernisasi pelayanan publik dan mempermudah akses masyarakat terhadap layanan kepolisian di Kabupaten Malang,” pungkas Kapolres Malang AKBP Yade Ujung Setiawan. (Risma)

Related posts

Leave a Comment