Puluhan Aktivis Bersama Ketua GNPK Kota Kediri Datangi Kantor Kejari

9 views
Dra. Martini, SH Kajari Kota Kediri ketika menerima ketua GNPK Kota Kediri dan para aktivis anti korupsi di ruangannya, Rabu (11/4/2018).

 

Sabertipikor.com, Kediri, Jawa Timur – Hari ini, puluhan aktivis bersama ketua GNPK Kota Kediri, Roy Kurniawan kembali datangi kantor Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Rabu (11/4/2018), untuk meminta tindak lanjut Kajari Kota Kediri terhadap laporan kasus yang sempat disodori oleh aktivis beberapa bulan yang lalu.

Diketahui dalam laporan itu terdapat tiga (3), perihal kasus yang tengah disoroti di wilayah Kota Kediri. Diantaranya, kasus pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di area Sungai Brantas yang disanyalir dalam pembangunan RTH itu diduga ada unsur tindak pidana korupsi dan melanggar aturan pembangunan.

Berikutnya mengenai pembangunan Pasar Setono Betek yang di mana dalam pembangunannya tanpa mengindahkan proses lelang bangunan pada saat pembongkaran pasar.

Lalu selanjutnya, terkait dengan permasalahan gaji karyawan BPJS Kota Kediri yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan standarisasi atau upah minimal kerja (UMK).

Dalam aksi unjuk rasa kali ini pada akhirnya massa berhasil ditemui secara langsung oleh Kepala Kejaksaan Kota Kediri Dra. Martini. SH.

Sementara itu, dalam jalannya proses pertemuan antara jajaran Kajari Kota Kediri yang terdiri dari Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Kasi Intel dan Kasi Pidsus serta dari perwakilan aksi. Pada akhirnya mengahasilkan sebuah titik temu di dalam rapat dengar pendapat kali ini yang berlangsung di ruang kerja Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kediri.

Dikutip pembicaraan di dalam ruang pertemuan tersebut. Kajari Kota Kediri dalam waktu dekat ini terhitung batasan waktu selama dua (2) Minggu ini, akan melayangkan surat sprindik (Surat Perintah Penyidikan). Untuk memanggil pihak PD. Pasar Kota Kediri terhadap kasus yang diduga ada unsur tindak pidana korupsi dalam proses pengerjaan rehab Pasar Setono Betek.

Dalam hasil keputusan pertemuan kali ini. Roy Kurnia Irawan salah satu aktifis anti korupsi, peserta aksi unjuk rasa saat ditemui seusai pertemuan mengaku bersyukur terhadap hasil ini.

“Alhamdulillah, setelah kami datang berkali-kali di Kejaksaan Negeri Kota Kediri pada akhirnya membawakan suatu hasil positif. Sesuai keputusan dari Ibu Martini Kepala Kajari Kota Kediri, beliau dalam waktu dekat ini akan memanggil pihak PD. Pasar Kota Kediri melalui surat Sprindik yang dikeluarkan oleh Kejaksaan untuk mempertanggung jawabkan kinerjanya,” kata Roy yang juga ditunjuk sebagai Ketua GNPK (Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi) Kota Kediri.

Atas turunnya surat Sprindik, ini merupakan awal yang bagus dalam mengungkap kasus dugaan korupsi yang terjadi di wilayah Kota Kediri. Kami berharap Kajari Kota Kediri tidak pandang bulu dalam menangani kasus ini.

“Kami berserta teman-teman aktivis lainnya akan mengawal proses ini secara bersama-sama. Kami juga berharap dalam proses penyidikan ini, tidak hanya manis diawal saja. Melainkan harus dikupas habis hingga ke akar-akarnya,” ujar Roy dengan penuh semangat.

Lebih lanjut Roy Kurniawan ysng juga sekretaris DPC HANURA Kota Kediri ini berharap, penyidikan tidak hanya dilakukan pada PD, pasar saja. Namun masih ada laporan-laporan lainnya yang kita duga ada unsur tindak pidana korupsi yakni seperti pembangunan RTH Taman Brantas dan Taman RTH Rusunawa. Saya berharap, Kajari Kota Kediri bisa bertindak secara cepat. Agar semua kroni-kroni ataupun pelaku yang terlibat didalamnya bisa segera terkuak. Dan mewujudkan Kota Kediri menjadi Kota anti Korupsi,” pungkasnya.(Roy/ris)

Author: 
    author

    Related Post