Rakor Kesiapan Operasi Ketupat, Wakapolres Tekankan Jaga Kondusifitas Wilayah

3 views
Foto:Wakapolres Malang Decy Hermansyah (tengah) saat memberi sambutan dalam giat Rakor Kesiapan Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2018 di Gedung Sanika Satyawada Polres Malang pada Kamis (03/05/2018) pagi.

 

Sabertipikor.com, Malang, Jawa Timur – Rakor Kesiapan Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2018 di Gedung Sanika Satyawada Polres Malang pada Kamis (03/05/2018) pagi.

Hadir dalam acara, Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Intel, Kasat Binmas, Kasi Ops Kodim 0818, Ketua MUI, Kadishub, Disperindag, Kasi Intel Kejaksaaan, Pemuda Pancasila, Banser, BPBD, Tokoh Agama, Tomas, Toda, Pramuka dan Perhutani juga Jajaran Kapolsek Kabupaten Malang.

Dikesempatannya Wakapolres Malang Decy Hermansyah menyampaikan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa (YME), juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh undangan yang hadir.

Suasana saat giat Rakor Kesiapan Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2018 di Gedung Sanika Satyawada Polres Malang pada Kamis (03/05/2018) pagi.

“Syukur Alhamdulillah dan terimaksih, kita masih bisa berkumpul dalam kesempatan ini, mohon maaf Bapak Kapolres Malang tidak bisa hadir ditengah-tengah kita karena sedang Apel Kasatwil di Jakarta,” ucapnya.

Menjelang tahun pesta demokrasi 2018 dan Pilpres 2019, tetap jaga tali silaturohmi antar lingkungan dan jaga kondusifitas wilayah.

“Polri tetap mohon dukungan dan bantuan kepada seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah baik dari Toga, Tomas, Topol dan Toda,” imbuhnya.

Decy Hermansyah juga mengatakan terkait dengan prestasi yang dicapai Polres Malang,  “saat ini Polres Malang sedang berjuang menuju WBK dan WBBM, Alhamdulillah dapat ranking dua dibidang Satgas Nusantara,” pungkasnya.

Sementara Kabag Ops Sunardi Riyono menyampaikan bahwa, jajaran Polres Malang sudah mengantisipasi arus mudik balik dan libur panjang setelah Hari Raya Indul Fitri 2018 ini termasuk antisipasi kelangkaan Bahan Pangan, BBM dan Elpiji,” paparnya.

Dalam hal tersebut Sunardi Riyono menerangkan akan antisipasi-antisipasi yang akan menimbulkan penyebab dan gangguan keamanan lingkungan ataupun laka lantas.

“Seperti trek-trekan, angkut manusia dengan truck bak terbuka, sound system dengan suara keras, miras oplosan, hiburan musik, perkelahian, wisata laut atau pantai dan panti pijat juga warung buka siang hari (saat puasa), dan yang lainnya,” ungkapnya. (Yah/ris).

Author: 
    author

    Related Post