Tanggapi Aksi MCW, Ini Kata Kapolres Batu

Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto S.I.K.,M.S.i., saat berdialog dengan Fahrudin, (Koordinator MCW)

Sabertipikor.com, Batu, Jawa Timur – Menyikapi aksi seruan damai yang dilakukan Malang Corruption Watch (MCW), Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwasanya rekan-rekan MCW harus memahami tentang UU Nomor 9 tahun 1998. Yakni tentang kebebasan masyarakat dalam mengeluarkan Pendapat. Disebutkan pula dalam UU tersebut, masyarakat diperbolehkan menggelar aksi, Namun hendaknya, tiga hari sebelum melaksanakan aksi harus mengirimkan surat pemberitahuan terlebih dahulu kepada kepolisian.

“Ya pada intinya sih kita tidak melarang rekan-rekan MCW melakukan aksi damai, akan tetapi aturannya dan prosedurnya harus dipatuhi. Gunanya agar supaya pihak kepolisian bisa mengetahui, obyeknya apa? tempatnya dimana? alat peraganya berapa? jumlah massa berapa? serta siapa korlapnya? Yang kita tahu ini tadi surat pemberitahuannya baru dikirim jam setengah sepuluh pagi,” jelas Kapolres Batu, usai meninjau aksi MCW. Selasa (26/12/2017).

Apalagi saat ini, lanjut Kapolres, yang pertama ini kan masih masa hari libur panjang, kedua dengan adanya izin Polres bisa menyiapkan personel untuk pengamanan.

“Saya sebagai Kapolres Batu, harus menjaga Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Batu. Namun, bukan berarti hanya serta merta Polres Batu saja, akan tetapi kita semua harus turut serta bersama sama ikut menjaga,” terang Budi Hermanto.

Jangan sampai hal ini diplintir, pihak kepolisian  (Polres Batu) pada dasarnya sangat mendukung sekali pelaksanaan penegakkan korupsi. Seperti beberapa kasus yang memang sudah pernah kita tangani sebelumnya. Oleh sebab itu, pesan Kapolres, bagaimana para pegiat anti korupsi bisa mengajak hati nurani masyarakat Kota Batu, untuk tertib dalam melaksanakan aksi demi penegakkan Kota Batu yang bebas korupsi.

“Meskipun para pegiat anti korupsi melanggar peraturan yang sudah ada, secara sah sesuai dengan peraturan dan UU, kepolisian dalam hal ini berhak membubarkan aksinya. Namun pada dasarnya, bukan berarti pihak kepolisian tidak mendukung, karena mengingat ini tentang peraturan,” imbuh Kapolres Batu.

“Saya Kapolres Batu dengan tegas, tepat, terukur, serta proporsional dalam penangganan unjuk rasa,” Sambung Buher, sapaan akrab Kapolres Batu.

Buher menambahkan, jika dirinya sudah menyampaikan kepada korlap aksi bahwa surat yang disampaikan bisa dipergunakan untuk beberapa hari kedepan.

“Ya dalam hal ini, Polres Batu nantinya akan menyiapkan personel untuk mengawal, lalu memberikan tempat, agar supaya tidak menganggu dan tidak menimbulkan kemacetan lalu-lintas serta tidak menimbulkan ketakutan dimata wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu. Apalagi ini kan masih liburan, jadi banyak wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu,” tandas Kapolres Batu yang akrab dengan awak media ini. (Risma)

 

Related posts

Leave a Comment