Ungkap Kasus Pencurian Barang Antik, Polres Batu Gelar Konferensi Pers

Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, SIK, MSi didampingi Kasatreskrim AKP Hendro, serta Kapolsek Batu AKP H. Moh Luthfi, SH, MH dan personil Reskrim Polsek Batu saat menggelar konferensi pers ungkap kasus pencurian barang antik.

Sabertipikor.com, Kota Batu – Kepolisian Resort Batu, berhasil mengamankan tersangka pencurian barang antik milik almarhum pejuang HAM Munir Said Thalib.

Konferensi Pers (konpers) tersebut digelar, di Mapolres Batu, Jalan A. P. III Katjoeng Permadi, No. 16, Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Senin (16/9/2019) siang, dengan menghadirkan satu tersangka dengan barang bukti.

Konpers dipimpin Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, SIK, MSi didampingi Kasatreskrim AKP Hendro, serta Kapolsek Batu AKP H. Moh Luthfi, SH, MH dan personil Reskrim Polsek Batu.

Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto, SIK,  MSi menjelaskan bahwa teridentifikasi tiga tempat kejadian perkara (TKP) yang pelakunya sudah diamankan di Polres Batu.

“Anggota kami melakukan penangkapan dan penyidikan secara terpisah, di ketiga TKP, hingga akhirnya menangkap pelaku,” kata Buher sapaan akrabnya kepada wartawan, saat konpers.

Mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan ini menambahkan, pelaku tersebut menjual barang hasil kejahatannya almari, meja dan kursi yang diangkut dengan menggunakan mobil pick-up jenis Daihatsu Grand Max kepada seseorang kolektor barang antik.

“Tersangka ini mencuri dengan cara mencongkel rumah tersebut dan mengambil barang-barang yang kemudian dijual kepada seorang kolektor barang antik,” imbuh alumnus Akpol 2000 ini.

Kasat Reskrim Polres Batu AKP Hendro Triwahyono, SH, MH menegaskan, kepada tersangka polisi mengenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama tujuh tahun.

“Ya, kami menjerat kepada tersangka dengan Pasal 363 KUHP yang ancaman hukumannya selama tujuh tahun kurungan penjara,” katanya.

Kapolsek Batu AKP H. Moh Luthfi, SH, MSi menambahkan, berdasarkan keterangan dari tersangka, barang tersebut dijual kepada komunitas para penghobi barang antik.

“Berdasarkan dari laporan pihak keluarga, akhirnya kita telusuri dan menangkap pelaku berinisial HS ini. Untuk pelaku sebenarnya ada dua orang, namun yang tertangkap sementara hanya satu orang. Satunya lagi masih kami buru dan kami tetapkan sebagai DPO,” pungkasnya. (Risma)

Related posts

Leave a Comment