Warga Junrejo Dihebohkan Dengan Adanya Proyek Siluman

6 views

Sabertipikor.com, Batu, Jawa Timur – Warga Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Kamis (1/3/2018) heboh. Pasalnya ada proyek jalan “siluman” sepanjang 100 meter. Proyek di kawasan RT 01, RW 02 itu disebut siluman karena tanpa papan nama.

Warga pun heran dan bertanya-tanya. Sebab mereka tidak tahu proyek itu milik siapa dan dari mana anggarannya. “Masak itu proyek siluman,” kata Ali warga setempat bercanda.

Ternyata tak hanya warga yang tidak tahu soal proyek siluman itu. Badan Perwakilan Desa (BPD) bahkan Kades Junrejo, Andi Faisal Hasan juga memberi pengakuan yang sama.

“Benar saya tidak tahu. Proyek itu milik siapa, kalau lembaga ya instansinya apa saya tidak tahu. Apalagi anggarannya dari mana, ya pastilah saya tidak tahu,” kata dia Kamis (1/3/2018).

Menurut dia, memang tanpa ada pemberitahuan soal asal usul proyek pengerasan jalan tersebut. Proyek itu sepertinya langsung dikerjakan begitu saja.

” Ya, mungkin yang punya proyek itu orang hebat. Jadi tak perlu memberi tahu siapa pun. Sehingga merasa tak wajib pasang papan nama karena pakai uang pribadi,” kata dia sembari tertawa.

Makanya kata dia, masyarakat maupun BPD, menanyakan proyek yang sedang dikerjakan tersebut. Mereka bertanya apakah proyek itu program dari Pemkot Batu, atau Pemprov Jatim.

Yang jelas, kata dia, proyek pengerasan itu di jalan umum. “Tapi kok tidak ada pemberitahuan pada kami. Kalau itu proyek Pemkot tentunya kurang pas karena masih banyak jalan yang harus diprioritaskan,” tuturnya.

Makanya, Ketua Bidang Pembangunan, BPD Desa Junrejo, Sugiarto mengklaim proyek itu tidak jelas. Dia menuding ada indikasi kepentingan yang tidak berpihak terhadap warga.

” Dulu awalnya Jalan itu hanya setapak, setelah itu dilakukan pelebaran sehingga mobil bisa masuk. Meski begitu, warga tidak begitu membutuhkan, karena masih ada jalan yang lain, yang seharusnya didahulukan agar segera dibangun,” papar Sugiarto.

Maka dari itu, Sugiarto mengaku heran dengan proyek tersebut. Sebab dia tidak paham anggarannya dari mana dan siapa yang membangun. “Sebab papan namanya tidak ada. Jadi memang pantas disebut proyek siluman,” katanya. (Ag/ris)

Author: 
    author

    Related Post